Suatu hari, guru Bahasa Indonesia kku
berkata, “Kamu tahu kenapa pendidikan Indonesia tidak segera maju??”. Aku
jawab, “Tidak Bu, memangnya kenapa?. Beliau menjawab, karena peran Universitas
di Indonesia belum maksimal. Apa maksudnya?
Universitas
adalah jenjang pendidikan tertinggi yang ada di Indonesia. Dari situlah
orang-orang pintar kita, orang-orang penting Indonesia di cetak. Dan disitu
pula pemimpin-pemimpin kita akan muncul. Tapi, apa yang salah dengan semua
konsep itu? Kenapa pendidikan kita tidak bertambah maju?. Yang salah adalah,
Indonesia mencetak mahasiswa-mahasiswa pintar, namun tidak tahu mau di
aplikasikan kemana kepintarannya itu, apalagi memikirkan dedikasi kepintarannya
itu untuk negeri dan tanah air ini. Rata-rata mereka berkuliah untuk
kepentingan pribadi, dan tidak ada niat untuk mengabdi pada negeri. Dimulai
dari situlah, konsep ini kurang benar. Jika seandainya Universitas di Indonesia
memiliki kewajiban untuk membina jenjang pendidikan di bawahnya, seperti SMA,
SMP, dan SD, bisa ditebak, kualitas pendidikan Indonesia akan naik.
Kenapa hal
itu bisa terjadi?? Karena, Universitas adalah salah satu tempat yang banyak
melakukan penelitian. Bukan hanya penelitian dalam bidang Science saja, banyak
peneltian-penelitian mengenai kehidupan social kita, terutama system
pendidikan. Solusi-solusi cemerlang dan cerdas banyak dihasilkan dari
penelitian-penelitian itu. Inovasi pengajaran dan pendidikan yang lebih efisien
dan efektif banyak yang sudah ditemukan. Namun, jarang sekali hasil dan solusi
tersebut bocor ke tangan masyarakat Indonesia, seperti guru-guru yang ada di
daerah kecil atau pedesaan. Hanya guru-guru tertentu saja yang mengetahuinya. Seperti
guru dan tentor sekolah-sekolah mahal dan elite, atau mungkin di bimbingan
belajar yang membayar jutaan rupiah itu. Padahal, tidak semua orang Indonesia
bisa merasakan pendidikan seperti itu. Bahkan, merasakan sekolah biasa saja
mereka tidak bisa.
Publikasi dan pemberdayaan dalam
menerapkan system pendidikan yang baik masih belum terlaksana dan kurangnya
mendapat perhatian. Sebenarnya tidak semua mahasiswa Indonesia seperti itu.
Beberapa diantara mereka sudah mencoba mengabdi untuk Indonesia. Hanya saja,
kita jarang mengetahui hal itu, karena kurang adanya publikasi dan apresiasi
pemerintah terhadap jerih payah dan prestasi mereka. Oleh karena itu, untuk
mahasiswa lain yang belum mempraktikan ilmu dan konsep pendidikan temuannya,
ayo segera bagi ilmu itu kepada orang-orang disekitar, terutama di lingkungan
pendidikan. Pasti menyenangkan kalau hasil pemikiran kita bisa berguna untuk
masa depan semua orang. ^^
Maka,
sebagai calon-calon mahasiswa Indonesia, mari kita belajar giat dan menemukan
solusi untuk pendidikan Indonesia. Agar kita tidak terpuruk dalam
ketertinggalan ini. Mari menjadi mahasiswa yang peka dan tidak apatis terhadap
tanah air ini yang membutukan ide-ide perubahan segar. Menjadi mahasiswa yang
mampu mengabdi pada agama, bangsa, dan Negara. Ayo !Semangat ! Majukan tanah
kelahiran kita. ! :-P
Semoga bisa menginspirasimu, generasi mahasiswa Indonesia
yang selanjutnya !
-og-



0 komentar:
Posting Komentar